Rabu, 07 April 2010

Hakikat Aliran Air


Tidak ada obat sekuat HARAPAN, saya rasa kalimat tersebut lebih dari cukup untuk kembali memompa semangat kita. Bahwa dengan harapan kita dapat menatap hari esok yang lebih baik, dan bahwa dengan harapan sesuatu yang mustahil masih mungkin untuk terjadi. Maka melangkahlah bersama harapan, Tinggalkan segala bentuk keluh kesah yang hanya membuat kita menghentikan langkah.


Biarkanlah hidup mengalir apa adanya, kalimat tersebut tak begitu asing ditelinga kita. Tapi ada sedikit pemberontakan yang berkelebat dalam benak ini.
Biarkan hidup mengalir seperti air...??
Tapi kenyataannya air tidaklah selamanya mengalir atau bermuara pada tempat yang baik,, namun ada juga air yang mengalir dari tempat yang tidak baik menuju tempat yang jauh lebih baik dari asalnya.
Jadi jangan pernah berhenti berharap, kalau sesuatu itu bisa kita buat dan bisa kita usahakan menjadi lebih baik, kenapa tidak dilakukan...?? Ya ga sehhh ;)
Dengan demikian, mudah-mudahan kita mendapatkan yang terbaik bahkan mungkin akan jauh lebih baik dari kebaikan yang kita bayangkan sebelumnya.


Harapan sebagai Pembuka



Harapan adalah salah satu prinsip spiritual yang dibutuhkan untuk menjaga dan mempertahankan pikiran dan jiwa.
“Harapan adalah sarapan yang baik, Tetapi makan malam yang buruk.”
– Francis Bacon

Mengapa dikatakan demikian..? Karena harapan kita dapat meberdayakan segala kemampuan dan yang terpenting adalah keinginan untuk mencapai harapan tersebut. Tidak berhenti berusaha meski apa yang diharapkan tidak dapat direngkuh, justru dengan ketidak mampuan tersebut akan diperoleh pelajaran untuk menjadi lebih baik. Namun akan menjadi makan malam yang buruk manakal kita hanya berangan-angan diatas angin tanpa berusaha mencapainya. Hanya terbuai pada harapan yang tinggi tanpa melakukan apapun, tentu ini merupakan hal yang buruk.


Semua barawal dari harapan.
Kita terlahir di dunia memang bukan atas pilihan kita, namun jalan hidup kitalah yang memilih. Selemah apa pun anda, yakinlah pasti ada jalan untuk mengatasi semuanya.
Yakin pada diri sendiri dan tetaplah berpegang pada jalan agama. Berusaha mencapai harapan dan tanpa mengesampingkan doa.
Next,,,apa pun itu, satu kata hal yang harus kita punya yaitu "Harapan".
jangan pernah berhenti berharap, meski awalnya terasa berat.


Senin, 05 April 2010

Selamat ulang Tahun untuk ku

Dalam pembagian bulan pada tahun hijriah tidak ada yang namanya April. Tapi sebagai muslim yang baik :D  sekaligus makhluk sosial, pastinya kita harus mengikuti perkembangan dunia. Toch agama juga tidak melarang ( ya iyalah,,, sebatas itu tidak melewati batas yang sewajarnya…).
Sesungguhnya hidup manusia adalah kehendakNya.
Kehidupan ini dibentuk sedemikian rupa secara bertahap dan pastinya dalam setiap tahapannya mengandung makna yang sepatutnya kita fahami dan mengerti.
Dari pembentukan embrio, dihembuskannya ruh dan akhirnya terlahir ke dunia fana ini. Sungguh semua ini atas kuasaNya.

Menyinggung masalah kelahiran terkadang aku bingung sendiri. Bagaiman tidak?, ada tiga tanggal lahir sekaligus. Tapi, mana yang benar sudah tidak terlalu menjadi priorotas ku untuk mengetahuinya.
Yang jelas aku terlanjur menyukai April dibanding Desember. Yachh…..karena aku terlanjur percaya bahwa bulan kelahiran ku adalah bulan April (setidaknya sebelum aku melihat akte kelahiran dan kartu keluarga yang dibagikan kelurahan).
Aku merasa ada banyak keistimewaan pada bulan April.
Bulan April aku lahir tanggal 5.
Setiap 5 tahun sekali, pada tanggal 5 April (namun untuk tahun ini ga tau kanapa di undur jadi tanggal 9 April) Negara Demokrasi yang baru beranjak menjadi “kepompong” ini mengadakan hajatan besar, yaitu Pesta Demokrasi (Itu Lhooo….pemilihan anggota legislatif).

Hmmm…Pesta??? Selama ini aku Cuma manut saja setiap diadakan pemilihan pemimpin itu dikatakan pesta.
Sekarang aku baru ngerti kenapa disebut pesta, setidaknya inilah opini ku ;
“Pesta…setelah dipikir-pikir ternyata ga jauh-jauh amat Dari makna yang sebenarnya. Karena setiap ada pemilihan pastinya ada “penghamburan materi”.
Para calon-calon pemimpin itu hanya memikirkan bagaimana caranya agar mereka menang. Mereka tidak memikirkan apa yang mesti mereka lakukan selanjutnya. Janji-janji pra-pemilu berlalu seiring berlalunya lembayu, semua hanyalah teori, taktik, dan janji-janji palsu.
Politik isinya pasti politik rolleyes
Di dalamnya ada ambisi (menang, berkuasa, tenang……)
Tak-tik untuk menang, trik untuk berkuasa. Mereka mestinya tidak perlu berkilah, bahwa semua dilakukan untuk kesejahteraan anggota dan pengikutnya (hmm..mungkin ga semuanya seperti itu...).
Selanjutnya, tidak heran jika kemudian terjadi konflik, saling menyerang dan menyudutkan…

Politik…..namanya…….

April, bulan kelahiran pejuang wanita yang bagi ku sangat fenomenal. Bagaiman tidak, kesetaraan Gender yang sekarang mulai menunjukkan tajinya bukanlah tanpa perjuangan. Dialah R.A Kartini, yang lahir pada tanggal 21 April di jepara.
Pada usia 12 tahun sudah masuk pingitan, tidak ada istilah membantah atau mempertahankan apa yang diyakini. Dalam masa pingitan inilah, Kartini banyak menulis surat. Kebanyakan surat-suratnya tertuju pada orang-orang Balanda yang berkuasa di daerah tersebut, yang kebetulan dikenalnya.
Dipaksa menikah hingga akhirnya meninggal setelah 3 hari melahirkan putra tunggalnya. Sepeninggalnya, surat-surat yang pernah ditulisnya dikumpulkan hingga akhirnya berbentuk buku yan berjudul “Habis Gelap Terbitlah Terang”.

Hwaaaaaa lol kerrreenn uiieeuuhhh


Saudara-saudara sepupu ku juga ada sebagian yang lahir di bulan April. Tentu semua ini hanyalah kebetulan, tapi aku menyukainya lol.


Bulan April, beberapa tahun terakhir ini dilaksanakannya UAN (Ujian Akhir Nasional). Hmmm…ujian yang menentukan nasib anak-anak sekolahan, termasuk aku ( 3 tahun yang lalu).
Sebuah wadah, yang menurut pemerintah efektif untuk meningkatkan kualitas pendidikan di negeri tercinta ini. Mereka tidak tahu apa sebenarnya yang terjadi…. Bahwa semua itu justru merusak moral dunia pendidikan,,, didalamnya penuh dengan kebohongan dan kecurangan.

Owhhh pemerintah yang terhormat….
Cobalah sekali-kali menunduk
Jangan hanya bisa mendongak doanK

Bulan Desember, tanggal lahir ku jatuh pada tanggal 30. ga ada yang terlalu istimewa di bulan Desember. Natal..??? tentu itu berarti untuk mereka “anak-anak gereja”.
Pergantian tahun..??? YupsS….Cuma itu doang….
Oya, kakak “pas” ku lahirnya bulan desember…. ( :mrgreen: ga penting banget nehh)