Senin, 24 Mei 2010

Garansi Beras 2 Liter

Barusan, setelah mengantar teman ke ujung gang, aku mampir ke sebuah warung kelontong. Mengingat persediaan beras yang sudah sama sekali NOL membuat ku tidak menunda-nunda. Dari pada besoknya mesti berpicu dengan waktu, walhasil berangkat kerja  tanpa sarapan, apalagi bawa bekal (mimpi kaleee mau bawa bekal :D ).


Setelah dapat giliran antri (Maklum warungnya rada-rada rame gimanaaa gthooo, ditambah ga terlalu suka berebutan pelayanan dari si-empunya warung...hohhooo :D Lebay bgt dahhh)..


"Berasnya pak, 2 Liter aja". Dengan cekatan si Bapak langsung menakar beras. Dan mata ku juga begitu cekatan memperhatikan gerakan si Bapak (hohhoo..ga penting bangGet :D ), bagaimana sharusnya beras ditakar, dst. lama-lama koq jadi hafal bagaimana semestinya pelayanan terhadap pembeli beras...hehhee :D


Setelah si Bapak menakar beras, tiba waktunya memasukkan Sang beras kedalam wadahnya. Dan...Whatsss :o cuma dimasukin kedalam plastik kecil,hitam, dekil, tipis gitu..?  :x (Tentunya "keterkejutan" ini hanya ada dalam benak ku saja, coZ mana mungkin aku keluarkan uneg-uneg yang  secara pribadi sangat aku sadari bahwa ini  merupakan uneg-uneg yang tidak unik. :P


Permaianan dalam benak pun terus berlanjut. Nohh si bapak masa dimasukin plastik yang begituan, biasanya juga pake plastik yang agak besar dan tentu saja keamanannya lebih bisa terjamin. Hmmm.. kalau begitu apa bisa ya, beras yang cuma dua liter ini dapat Garansi 8-) .

Xixixi :mrgreen: Pasti nehh kebawa obrolan tadi siang sama abang-abang tukang warnet. Tadi siang sembari "numpang" ngeprint sekalian numpang tanya-tanya juga :D . Teman kost q ceritanya mau beli Hard Disk. Tapi, yahhh mau gimana lagi, namanya juga anak kost yang tanpa kiriman dan penghasilan yang cuma cukup buat bayar kost :mrgreen: jadi pengennya yang murah aja, tentu saja ngarepnya dapat yang bagus ;-)


"Pada dasarnya kalau beli yang second juga ga buruk-buruk amat koq dek, tinggal pintar-pintar kitanya bernegosiasi, misalnya minta garansi. Nah setelah dipasang, kita pake tuh harddisk sampe 24 jam non-stop. Kalau selama masa percobaan tersebut komputerya mati, berarti tuhh harddisk emang udah jelek. Langsung aja minta ganti, atau kalau perlu minta uang kembali".  8-) begitulah seterusnya si Abang menjelaskan panjang lebar. dan aku :roll: ga ngarti mode oN,. Secara basicnya emang ga faham sama jeroannnya kompie :D hahaha


Hmmm... Kembali pada Garansi beras, garansinya ngga usah lama-lamalah. Kesepakatan Garansi dicabut kalau beras bisa sampai ditujuan dengan selamat tanpa kekurangan suatu apa-pun... Amieeen (Lho koq...  :o ga nyambung doT coM :D )



Sabtu, 22 Mei 2010

Mengapa membaca Al-Qur’an ketika kita tidak mengerti artinya?


Baru saja saya membaca sebuah tulisan pada secarik kertas yang tertempel pada dinding kantor teman saya. Sebuah tulisan tua dari internet. Mungkin sebagian pengunjung sudah pernah membacanya, namun merupakan temuan baru bagi saya. Judulnya adalah: Why do we read quran, even when we do not understand even a single arabic word? Sebuah tulisan indah yang amat menyentuh hati yang saya coba terjemahkan dengan judul di atas: Mengapa membaca al Qur’an ketika kita tak mengerti artinya?


Alkisah, hiduplah seorang muslim tua bersama seorang cucunya di sebuah pegunungan di bagian timur Kentucky, Amerika. Sang kakek biasa membaca Qur’an selepas sholat shubuh setiap hari. Sang cucu berusaha meniru setiap tingkah laku kakeknya.


Suatu hari, ia bertanya: “Kek! Aku berusaha membaca Qur’an seperti dirimu tetapi aku tidak mengerti isinya. Jikapun ada sedikit yang kupahami, ia akan terlupakan setiap kali aku menutup kitab itu. Lalu, apa gunanya aku membacanya?”


Dengan perlahan sang kakek membalikkan badan dan berhenti dari memasukkan batu bara ke dalam tungku pemasak. Ia menjawab: “Ambillah keranjang ini, bawalah ke sungai di bawah sana dan bawakan untukku sekeranjang air!”


Sang cucu membawa keranjang hitam penuh jelaga batu bara tersebut ke sungai dan mengambil air. Namun air itu telah habis menetes sebelum sampai ke rumah. Sang kakek tertawa dan meminta sang cucu agar mencobanya sekali lagi: “Mungkin engkau harus lebih cepat membawa airnya kemari.”


Sang cucu berusaha berlari, namun tetap saja air itu lebih cepat keluar dari keranjang sebelum sampai ke rumah. Dengan terengah-engah ia pun mengatakan kepada sang kakek bahwa tidak mungkin mengambil air dengan keranjang. Sebagai gantinya ia akan mengambil air dengan ember.


“Aku tidak perlu satu ember air, yang kuinginkan adalah sekeranjang air!” jawab sang kakek. “Kau saja yang kurang berusaha lebih keras,” timpal sang kakek sambil menyuruhnya mengambil air sekali lagi. Sang kakek pun pergi ke luar rumah untuk melihat usaha sang cucu.


Kali ini sang cucu sangat yakin bahwa tidak mungkin membawa air menggunakan keranjang. Namun ia berusaha memperlihatkan kepada sang kakek bahwa secepat apapun ia berlari, air itu akan habis keluar dari keranjang sebelum ia sampai ke rumah. Kejadian yang sama berulang. Sang cucu sampai kepada kakeknya dengan keranjang kosong. “Lihatlah Kek! Tidak ada gunanya membawa air dengan keranjang.” katanya.


“Jadi, kau pikir tidak ada gunanya?”, sang kakek balik bertanya. “Lihatlah keranjang itu!” pinta sang kakek.


Ketika sang cucu memperhatikan keranjang itu sadarlah ia bahwa kini keranjang hitam itu telah bersih dari jelaga, baik bagian luar maupun dalamnya, dan terlihat seperti keranjang baru.


“Cucuku, demikianlah yang terjadi ketika engkau membaca al Qur’an. Engkau mungkin tidak mengerti atau tidak bisa mengingat apa yang engkau baca darinya. Namun ketika engkau membacanya, engkau akan dibersihkan dan mengalami perubahan, luar maupun dalam. Itulah kekuasaan dan nikmat Allah kepada kita!”





Diambil dari http://blog.al-habib.info

Keutamaan Membaca Al Qur`an

Beberapa keutamaan membaca Al Qur`an sebagai berikut :

1. Manusia yang terbaik.
Dari `Utsman bin `Affan, dari Nabi bersabda : “Sebaik-baik kalian yaitu orang yang mempelajari Al Qur`an dan mengajarkannya.” H.R. Bukhari.


2. Dikumpulkan bersama para Malaikat.
Dari `Aisyah Radhiyallahu `Anha berkata, Rasulullah bersabda : “Orang yang membaca Al Qur`an dan ia mahir dalam membacanya maka ia akan dikumpulkan bersama para Malaikat yang mulia lagi berbakti. Sedangkan orang yang membaca Al Qur`an dan ia masih terbata-bata dan merasa berat (belum fasih) dalam membacanya, maka ia akan mendapat dua ganjaran.” Muttafaqun `Alaihi.


3. Sebagai syafa`at di Hari Kiamat.
Dari Abu Umamah Al Bahili t berkata, saya telah mendengar Rasulullah bersabda : “Bacalah Al Qur`an !, maka sesungguhnya ia akan datang pada Hari Kiamat sebagai syafaat bagi ahlinya (yaitu orang yang membaca, mempelajari dan mengamalkannya).” H.R. Muslim.


4. Kenikmatan tiada tara
Dari Ibnu `Umar t, dari Nabi bersabda : “Tidak boleh seorang menginginkan apa yang dimiliki orang lain kecuali dalam dua hal; (Pertama) seorang yang diberi oleh Allah kepandaian tentang Al Qur`an maka dia mengimplementasikan (melaksanakan)nya sepanjang hari dan malam. Dan seorang yang diberi oleh Allah kekayaan harta maka dia infakkan sepanjang hari dan malam.” Muttafaqun `Alaihi.


5. Ladang pahala.
Dari Abdullah bin Mas`ud t berkata, Rasulullah e : “Barangsiapa yang membaca satu huruf dari Kitabullah (Al Qur`an) maka baginya satu kebaikan. Dan satu kebaikan akan dilipat gandakan dengan sepuluh kali lipat. Saya tidak mengatakan “Alif lam mim” itu satu huruf, tetapi “Alif” itu satu huruf, “Lam” itu satu huruf dan “Mim” itu satu huruf.” H.R. At Tirmidzi dan berkata : “Hadits hasan shahih”.


6. Kedua orang tuanya mendapatkan mahkota surga
Dari Muadz bin Anas t, bahwa Rasulullah e bersabda : “Barangsiapa yang membaca Al Qur`an dan mengamalkan apa yang terdapat di dalamnya, Allah akan mengenakan mahkota kepada kedua orangtuanya pada Hari Kiamat kelak. (Dimana) cahayanya lebih terang dari pada cahaya matahari di dunia. Maka kamu tidak akan menduga bahwa ganjaran itu disebabkan dengan amalan yang seperti ini. ” H.R. Abu Daud.


Rabu, 19 Mei 2010

Lili a.k.a Lily


Saat tunas bunga Lily mulai tumbuh
Ia tampak seperti rumput lainnya yang tak berharga
Di tepian tebing berbatu yang terjal
atau di kedalaman kolam air
rumput dan ikan menertawakanmu


*****


Lily tak pernah berhenti
merangkai mimpi menjadi bunga yang indah
Karena yakin musim segera berganti semi
Akan terlihat mekarnya menjadi Lily yang cantik
Memastikan ada yang melihat dan menikmati keindahanmu**


**Dari seorang Teman

Ketika aku ditanyakan perbedaan antara Lili dan Lily tanpa ragu akan ku jawab. Lili adalah aku, Nama ku. Sedangkan Lily adalah bunga. Jangan samakan aku dengan Lily, sebab kami tentu berbeda.


Bukan apa-apa. Karena justru dari perbedaan yang ku pertahankan itu maka aku ingin mengambil pelajaran yang sebesar-besarnya dari Lily. Lily yang mampu bertahan dengan keadaan terburuknya. Aku ingin seperti itu.


Lily juga kadang membuat ku bergidik. Sebab sebagian orang, atau mungkin ini sudah tradisi, melambangkan kematian dengan bunga lily. Karenanya aku ingat akan mati, mati yang bisa menghampiri ku kapan saja.



Lily yang putih

segar

Yang selalu menunjukkan ketulusan

Aku pilih lily putih

White Lily


Selasa, 18 Mei 2010

Sahabat


Ada satu perbedaan antara menjadi seorang kenalan dan menjadi seorang sahabat.Pertama, seorang kenalan adalah seorang yang namanya kau ketahui, yang kau lihat berkali-kali, yang dengannya mungkin kau miliki persamaan, dan yang disekitarnya kau merasa nyaman. Ia adalah orang yang dapat kau undang ke rumahmu dan dengannya kau berbagi. Namun mereka adalah orang yang dengannya tidak akan kau bagi hidupmu, yang tindakan-tindakannya kadang-kadang tidak kau mengerti karena kau tidak cukup tahu tentang mereka.


Sebaliknya, seorang sahabat adalah seseorang yang kau cintai.. Bukan karena kau jatuh cinta padanya, namun kau peduli akan orang itu, dan kau memikirkannya ketika mereka tidak ada. Sahabat-sahabat adalah orang dimana kau diingatkan ketika kau melihat sesuatu yang mungkin mereka sukai, dan kau tahu itu karena kau mengenal mereka dengan baik. Mereka adalah orang-orang yang fotonya kau miliki dan wajahnya selalu ada di kepalamu. Mereka adalah orang-orang yang kau lihat dalam pikiran mu ketika kau mendengar sebuah lagu di radio karena mereka membuat dirimu berdiri untuk menghampiri mereka dan mengajak berdansa dengan mereka atau mungkin kau yang berdansa dengan mereka, mungkin mereka menginjak jari kakimu, atau sekedar menempatkan kepala mereka di pundakmu. Mereka adalah orang-orang yang diantaranya kau merasa aman karena kau tahu mereka peduli terhadapmu. Mereka menelpon hanya untuk mengetahui apa kabarmu, karena sahabat sesungguhnya tidak butuh suatu alasanpun.


Mereka berkata jujur-pertama kali - dan kau melakukan hal yang sama. Kau tahu bahwa jika kau memiliki masalah, mereka akan bersedia mendengar. Mereka adalah orang-orang yang tidak akan menertawakanmu atau menyakitimu, dan jika mereka benar-benar menyakitimu, dan jika mereka benar-benar menyakitimu, mereka akan berusaha keras untuk memperbaikinya. Mereka adalah orang-orang yang kau cintai dengan sadar ataupun tidak. Mereka adalah orang-orang dengan siapa kau menagis ketika kau tidak diterima di perguruan tinggi dan selama lagu terakhir di pesta perpisahan kelas dan saat wisuda.


Mereka adalah orang-orang yang pada saat kau peluk, kau tak akan berpikir berapa lama memeluk dan siapa yang harus lebih dahulu mengakhiri. Mungkin mereka adalah orang yang memegang cincin pernikahanmu, atau orang yang mengantarkan / mengiringmu pada saat pernikahanmu, atau mungkin adalah orang yang kau nikahi.


Source: dudung.net

Silaturahmi segala kita


Telah aku dengar suaranya


Sejenak hati berdebar


Kedamaian perlahan menjalar


Kata-kata mengalir


Sebagaimana telah terencana sebelumnya


Namun di akhir kata perencanaan, kebisuan merajai


*****


Begitu sulit untuk mengungkap satu kata


Dan obrolan berakhir tanpa makna


***



Kau yang ada disana


Betapa besar ingin ku terhadap mu


Bercengkrama dalam kata


Telah berapa lamakah tak ku dengar suara sejuk mu


Ku tahan dan ku tahan


*****


Ada begitu banyak tanya yang ingin ku sampaikan


Setumpuk rindu tak ku mengerti yang tertunda


***


Pada akhir pencarian


Ku yakin jalan ini takkan seiring


Hidup ku hidup mu


Apapun itu


Silaturahmi yang pernah terikrar jangan biarkan lebur dalam kesiaan rasa



 

Jalanan Tempat Menempa Soft Skills

Anak itu berjalan menyusuri ruas jalan. Tubuhnya yang kumal menandakan betapa bersahabatnya dia dengan debu jalanan ibu kota yang tiada dua. Didekapnya berlembar koran lokal dan nasional. Isinya tak lagi membuatnya peka tuk membaca. Kecuali beberapa kolom saja yang menurutnya layak.

Jikalau ditanya kenapa dia enggan membacanya, jawabannya adalah tak semua koran sekarang berpegang pada kebenaran. Lebih bersifat materialistis yakni hanya menjual yang sekiranya layak dijual dan disukai banyak orang. Atau menjual jikalau berita itu adalah pesanan orang yang bersedia “mensubsidi”. Banyak orang heran atas argumen si anak tadi, dan mereka pun mencoba mengkaji dan bertanya pada hati. Benarkah seperti ini?


Anak itu mencoba berteduh saat lampu hijau menyala. Dia perhatikan betapa kini ibu kota berjuta warna. Merah, kuning, hijau, biru, putih, ungu dan warna-warna lain yang mungkin sedikit mengusik pandangan para pengendara. Dia sempat bertanya, kenapa begitu banyak bendera.


Memang sebenarnya dia sempat baca di surat kabar kalau tujuan pemilik bendera-bendera itu adalah untuk memakmurkan negeri ini. Mengangkat derajat rakyatnya agar lebih memiliki kehidupan yang layak. Memang dia sempat melihat ada pemilik bendera itu yang sungguh-sungguh. Datang di kala bencana dan berbagi di rumah kumuh. Tapi jika benar para pemilik bendera-bendera itu memiliki tujuan luhur kenapa hanya datang kambuhan.


Dia mencoba menerka usia, sudah berapa lamakah dia hidup di dunia.Ah mungkin usiaku baru 13 tahun, taksirnya. Ini disimpulkan berdasarkan kelas berapa dia sekarang di sekolah. Dan dia kelas VI SD, ini tandanya usianya sekitar 13 tahun. Padahal jikalau ibunya ada saat ini mungkin dia akan diberitahu kalau usianya sudah 15 tahun. Tapi dia hanyalah sebatang kara. Kemanakah orang tuanya? Yang jelas dia sempat diberitahu oleh seseorang yang merawat dirinya kalau dia adalah anak sepasang pecinta tanpa ikatan perkawinan yang sah. Dan konon kabarnya sang ayah adalah seorang yang cukup “hebat” sementara ibunya adalah gadis muda yang teramat cantik yang kini memutuskan tuk jadi TKW ke Hongkong. Ibu, benarkah ibu bekerja selayaknya di sana? Si anak itu pun menengadah, karena hanya Tuhan saja yang selama ini menguatkannya.


Cerita diatas bukanlah fiktif, kita bisa menemui anak-anak jalanan diruas-ruas jalan setiap kota.


Dari sepenggal narasi diatas kita dapat mengambil pelajaran, manusia dilahirkan tidak dengan keberuntungan yang sama.Tidak seorang pun yang menginginkan terlahir sebagai orang yang "besar dijalanan".


Ada banyak alasan mengapa kemudian seorang anak  besar dijalanan. Alasan-alasan yang mungkin tidak terlalu membuat kita tercengang, yaitu Anak diluar nikah, keluarga Broken Home dan alasan  lainnya adalah kemiskinan. Siapa yang memilih untuk terlahir dari keluarga-keluarga yang seperti ini..?? Pastinya tidak ada.

Tapi coba sekali-sekali kita posisikan diri kita sebagai mereka; kelaparan, dibuang, tidak diakui, kedinginan, tidur berbantalkan tangan-tangan ringkihnya, dan makian serta celaan sudah menjadi teman sehari-harinya.


Ini bisa mengasah kepekaan soft skil kita. Bagaimana kita merasa tersentuh dengan keadaan mereka, mau berbagi dan mengesampingkan Ego yang kadang menguasai alam pikiran atas "Kriminalitas" yang ditimbulkannya.


Satu hal yang selama ini saya pegang bahwa " Se-kriminal apapun seseorang, pasti masih ada sisi positifnya yang dengan itu dia bisa diarahkan menjadi lebih baik".



Senin, 17 Mei 2010

Hard Skills dan Soft skills


Hard skills merupakan penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, dan keterampilan teknis yang berhubungan dengan bidang ilmunya. Sementara itu, soft skills adalah keterampilan seseorang dalam berhubungan dengan orang lain (interpersonal skills) dan keterampilan dalam mengatur dirinya sendiri (intrapersonal skills) yang mampu mengembangkan unjuk kerja secara maksimal (Dennis E. Coates, 2006).


Menurut Ramdhani (2008), Soft skill sering juga disebut keterampilan lunak adalah keterampilan yang digunakan dalam berhubungan dan bekerjasama dengan orang lain. Secara garis besar keterampilan ini dapat dikelompokkan ke dalam:
1. Process Skills
2. Social Skills
3. Generic Skills


Contoh lain dari keterampilan-keterampilan yang dimasukkan dalam kategori soft skills adalah integritas, inisiatif, motivasi, etika, kerja sama dalam tim, kepemimpinan, kemauan belajar, komitmen, mendengarkan, tangguh, fleksibel, komunikasi lisan, jujur, berargumen logis, dan lainnya. Keterampilan-keterampilan tersebut umumnya berkembang dalam kehidupan bermasyarakat.


Soft skills didefinisikan sebagai ”Personal and interpesonal behaviors that develop and maximize human performance (e.g. coaching, team building, initiative, decision making etc.) Soft skills does not include technical skills such as financial, computing and assembly skills “. (Berthal).


Softskills adalah ketrampilan seseorang dalam berhubungan dengan orang lain (termasuk dengan dirinya sendiri). Atribut soft skills, dengan demikian meliputi nilai yang dianut, motivasi, perilaku, kebiasaan, karakter dan sikap. Atribut softskills ini dimiliki oleh setiap orang dengan kadar yang berbeda-beda, dipengaruhi oleh kebiasaan berpikir, berkata, bertindak dan bersikap. Namun, atribut ini dapat berubah jika yang bersangkutan mau merubahnya dengan cara berlatih membiasakan diri dengan hal-hal yang baru.


Dari deskripsi diatas maka dapat ditarik kesimpulan ;
Hard skill adalah penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi dan ketrampilan teknis yang berhubungan dengan bidang ilmunya. Sedangkan soft skill adalah ketrampilan seseorang dalam berhubungan dengan orang lain (termasuk dengan dirinya sendiri).


Semua profesi membutuhkan keahlian (hard skill) tertentu akan tetapi semua profesi memerlukan soft skill.


Dari http://hafismuaddab.wordpress.com

Sabtu, 15 Mei 2010

Beberapa Jenis Buah dan Manfaatnya

~~»»Tips cantik dengan buah ««~~ :

- Biasakan mengkonsumsi 1-2 buah dalam satu hari
- Pilih jenis buah yang memiliki kandungan vitamin C yang tinggi
- Jika buah dikonsumsi dengan cara dijus, sebaiknya jangan dicampur dengan gula
- Untuk masker gunakan buah yang mengandung banyak air, kandungan air dapat menjaga kelembaban kulit.



~~~»»» Beberapa Jenis Buah dan Manfaatnya «««~~~


*~Jeruk Nipis~*

Air jeruk nipis ini banyak sekali manfaatnya untuk kecantikan dan kesehatan. Jeruk nipis dapat menyamarkan pori-pori dan menghilangkan kelebihan lemak pada jenis kulit berminyak.
*~Mentimun~*



Potongan mentimun banyak dimanfaatkan untuk menetralisasi kulit yang terlalu berminyak, mengatasi jerawat, mengatasi bengkak di seputar mata, serta mencegah kerut di wajah.
Perawatan kulit berjerawat: Buah mentimun dicuci bersih lalu diiris. Irisan mentimun ditempelkan dan digosok-gosok pada kulit yang berjerawat. Diamkan beberapa menit. Lalu cuci dengan air bersih. Lakukan setiap hari.

*~Kiwi~*



Buah kiwi mengandung vitamin C yang sangat tinggi sehingga bila dikonsumsi baik sebagai antioksidan dan meningkatkan daya tahan tubuh. Khasiat : meningkatkan stamina tubuh, mencegah kanker, kecantikan kulit, mempercepat penyembuhan penyakit.
*~Wortel~*



Khasiat : untuk kesehatan mata, radang kulit, mencegah kanker, meningkatkan stamina, menurunkan kolesterol, dan lain-lain. Wortel juga bisa digunakan sebagai masker untuk wajah yang berjerawat.

*~ Apel ~*



Apel bisa menetralisir kulit berminyak dengan mem-blender setengah apel tanpa air sampai halus, lalu balurkan merata pada wajah yang telah dibersihkan dan diamkan selama 20 menit. Bersihkan wajah dengan air hangat kuku dan air dingin untuk meringkaskan pori-pori. Apel mengandung zat yang dapat menetralisir kelebihan minyak pada wajah. Lakukan seminggu sekali.

*~ Stroberi~*



Stroberi sebagai instant radiant dengan mencampurkan tiga buah stroberi dan sesendok teh madu, hancurkan, namun jangan terlalu lembut. Oleskan pada wajah dan diamkan 30 menit. Setelah masker agak mengering, gosok dengan gerak melingkar untuk meluruhkan sel-sel kulit mati dan melancarkan peredaran darah. Basuh dengan air dingin. Lakukan seminggu sekali. Vitamin C pada stroberi efektif mencerahkan kulit dan madu melembabkan kulit.

*~Melon~*



Melon dapat mendinginkan kulit yang tebakar matahari, caranya dengan mengiris tipis melon, kompreskan selama 20 menit pada wajah yang telah dibersikan, lalu bilas. Melon mengandung zat astringent yang berkhasiat sebagai tonik dan mampu mendinginkan wajah yang terbakar matahari.

~*Kulit Jeruk*~



Kulit Jeruk bisa mencerahkan kulit kusam dengan merendam kulit jeruk yang sudah ditusuk-tusuk garpu dalam air hangat selama satu malam. Basuhkan pada wajah yang telah dibersihkan kemudian keringkan dengan handuk lembut. Berfungsi juga untuk mengangkat kotoran dan sel-sel kulit mati yang membandel.

~*Tomat*~



Tomat sanggup melembutkan kulit wajah dengan memeras sebuah tomat, campur merata dengan dua sendok teh air jeruk nipis dan dua sendok teh gliserin. Oleskan pada kulit wajah selama 20 menit. Lakukan ini seminggu sekali.
~* SiLaHkaN memilih dan mencoba. Moga berhasil *~

Dari http://tampilcantikalami.blogspot.com

Pembentukan Keteraturan sosial


Keteraturan sosial terbentuk karena ada proses sosial yang dinamakan konformitas, yaitu bentuk interaksi sosial yang di dalamnya seseorang berperilaku terhadap yang lain sesuai dengan harapan kelompok. Sejak lahir seorang anak diajarkan oleh orangtuanya untuk berperilaku sebagaimana jenis kelamin yang dimiliki. Bayi perempuan dan bayi laki-laki diperlakukan secara berbeda, diberi pakaian dengan bentuk dan warna yang berbeda, diberi mainan yang berbeda, dst. Proses pembelajaran demikian dalam studi sosiologi disebut sosialisasi.


Sosialisasi merupakan konsep penting dalam sosiologi, sebab seperti diakatakan Mead, bahwa diri manusia berkembang secara bertahap (preparatory, play stage, game stage, dan generalized other) melalui interaksi dengan anggota masyarakat yang lain. EH Sutherland menyatakan bahwa manusia menjadi jahat atau baik diperoleh memalaui proses belajar.


Sosialisasi berlangsung melalui interaksi sosial seorang individu atau kelompok dengan individu atau kelompok lain, baik yang berlangsung secara equaliter maupun otoriter, secara formal maupun nonformal, secara disadari maupun tidak disadari, di kelompok primer maupun sekundernya. Namun, untuk dapat berinteraksi dan berpartisipasi secara baik dalam kelompok atau masyarakatnya, individu juga harus melakukan sosialisasi. Individu harus mempelajari simbol-simbol dan cara hidup (cara berfikir, berperasaan, dan bertindak) yang berlaku dalam masyarakatnya sehingga ia menjadi wajar atau tidak aneh dan dapat diterima oleh warga lain dalam masyarakatnya.


Agen-agen atau media sosialisasi yang penting antara lain, (1) keluarga, (2) teman sepermainan, (3) lingkungan sekolah, (4) lingkungan kerja, dan (5) media massa. Di lingkungan keluarga peran para significant other (orang penting yang bermakna bagi seseorang), seperti ayah, ibu, kakak, baby sitter, pembantu rumah tangga, dll sangat penting. Kemandirian dan keterampilan sosial lainnya yang sangat penting bagi perkembangan seorang anak, dapat diperoleh melalui pergaulannya dengan teman sepermainan. Di samping mengajarkan tentang keterampilan membaca, menulis, berhitung, cara berfikir kritis dan analistis, rasional dan objektif,  lingkungan pendidikan/sekolah juga mengajarkan aturan-aturan tentang kemandirian, prestasi, universalisme, dan spesivisitas.


Peran media massa sebagai agen sosialisasi tidak diragukan lagi. Dari beberapa penelitian ditemukan fakta bahwa sebagian besar waktu anak-anak dan remaja di beberapa kota dihabiskan untuk menonton telivisi, bermain game online, chating, dan berinteraksi antar-sesama melalui blog (web log) seperti face book dan friendster. Ahli media massa menyatakan bahwa media is the message. Homogenisasi (proses menjadi semakin serupanya struktur dan trend berbagai masyarakat dari berbagai belahan bumi) yang merupakan trend global kurang lebih merupakan hasil dari berperannya media massa yang berbasis teknologi informasi dan komunikasi, khususnya televisi dan internet.


Meskipun sosialisasi telah berlangsung sejak seseorang dilahirkan atau menjadi warga baru suatu masyarakat, tetapi tidak semua orang dapat berhasil dalam proses sosialisasi. Dengan kata lain, tidak semua orang mampu hidup dengan cara-cara yang sesuai dengan harapan sebagaian besar warga masyarakat. Meskipun para anggota masyarakat cenderung konformis, tetapi ada sedikit orang yang perilakunya berbeda atau menyimpang dari kebiasaan-kebiasaan sebagian besar anggota masyarakat. Bentuknya bermacam-macam, mulai dari perilaku yang sekedar aneh, lucu, nyentrik, masih merupakan individual peculiarities, belum lazim karena terlalu maju, sampai dengan perilaku yang benar-benar merusak tatanan sosia, bahkan jahat (crime).


Kepada sebagian kecil warga masyarakat yang berperilaku berbeda atau menyimpang inilah peran mekanisme dari lembaga-lembaga pengendalian sosial, baik yang formal maupun informal, baik melalui cara-cara yang bersifat persuasif ataupun kurasif, preventif maupun kuratif. Pengendalian sosial menurut Durkheim akan merupakan kekuatan yang berasal dari luar individu yang memaksanya untuk bertindak, berperasaan, dan berfikir sebagaimana fakta sosial, melalui diberlakukannya sanksi-sanksi (fisik, ekonomi, maupun mental) baik yang bersifat positif maupun negatif.


Dengan kata lain, keteraturan sosial akan tercipta apabila: (1) dalam struktur sosial terdapat sistem nilai dan norma sosial yang jelas sebagai salah satu unsurnya; jika tidak demikian akan menimbulkan  anomie, (2) individu atau kelompok dalam masyarakat mengetahui dan memahami nilai-nilai dan norma-norma yang berlaku (peran sosialisasi), (3) individu atau kelompok menyesuaikan tindakan-tindakannya dengan nilai-nilai dan norma-norma yang berlaku (internalisasi dan enkulturasi), dan (4) berfungsinya sistem pengendalian sosial (social control).


Dari http://www.infodiknas.com

Princess Hours



Casting
Yoon Eun Hye as Chae Kyong
Joo Ji Hoon as Lee Shin
Kim Jeong Hoon as Lee Yool
Song Ji Hyo as Hyo Rin


Korea di drama ini diceritakan berbentuk sebuah kerajaan bukan Negara Republik seperti yang kita tahu. Kaisar kerajaan itu sedang sakit keras dan mungkin umurnya tidak akan panjang lagi untuk mengantisipasi hal2 yang tidak diinginkan sebagai persiapan, Ibu Suri tidak punya pilihan lain selain mencarikan jodoh bagi putra mahkota Pangeran Lee Shin supaya bisa menggantikan posisi ayahnya sebagai kaisar.

Tentu saja Lee Shin menolak ide perjodohan itu karena dia telah telah memiliki gadis pilihannya sendiri yaitu Hyo Rin, teman satu sekolahnya yang seorang ballerina ketika Lee Shin meminta gadis itu untuk menjadi istrinya tanpa di duga olehnya gadis itu menolak permintaanya, hal ini ternyata secara tidak sengaja di dengarkan oleh Chae Kyong seorang siswa jurusan desain.


Ketika dia sedang mendengarkan pembicaraan antara Lee Shin dan Hyo Rin dia ketahuan oleh Lee Shin tentu saja gadis itu lari terbirit2, diam-diam Chae Kyong menggaumi sosok Lee Shin yang tinggi dan tampan tetapi kekagumannya berubah akibat sebuah insiden yang justru menunjukkan kesombongan Lee Shin, gadis itu bahkan sempat berangan-angan untuk membalas…..
perlakuan pemuda itu (namun tentu saja ia tidak berani).


Namun ternyata hal yang tidak pernah di duga oleh Lee Shin dan Chae Kyong adalah bahwa mereka telah di jodohkan oleh kakek mereka masing2 karena merasa hutang budi Kaisar yang terdahulu berjanji akan menjodohkan cucunya dengan cucu kakek Chae Kyong. Sebenarnya keluarga Chae-kyoung sendiri saat itu sedang mengalami masalah keuangan, usaha ayahnya bangkrut dan ibunya harus bekerja sebagai seorang agen asuransi.


Tentu saja pada awalnya Chae Kyong menolak acara perjodohan itu tapi ketika dia melihat surat tagihan dia berjanji kepada orang tuanya untuk mempertimbangkan perjodohan itu dan ibunya berjanji akan membelikan Chae Kyong mesin jahit karena gadis itu bercita2 menjadi seorang desairner.


Sebagai bukti kalau Chae Kyong adalah cucu dari teman kaisar dia harus membuktikan kalau mereka memiliki cincin peninggalan kakeknya, kemudian mereka pun heboh mencari cincin itu di dalam rumah, yang ternyata cincin itu digunakan sebagai ganjalan meja.
Ketika diberitahukan siapa calon istrinya, Lee Shin sangat kaget karena mengenali siapa orang yang akan di jodohkan untuknya. Setali tiga uang dengan Chae-kyoung, yang langsung menolak mentah-mentah perjodohan itu bahkan berniat mengembalikan cincin pemberian kerajaan. Di sekolah, Hyo-rin terkejut mendengar berita soal perjodohan tersebut dan kaget saat diberitahu ternyata gadis yang akan di jodohkan itu ternyata”biasa2”saja.


Ketika akan pergi menyampaikan penolakannya kepada Ibu Suri, Chae-kyoung akhirnya berubah pikiran ketika rentenir datang dan menyita semua barang-barang termasuk rumahnya. Dengan langkah lesu, ia akhirnya diberangkatkan untuk bertemu Ibu Suri. Apes baginya, saat menunggu sejumlah kecerobohan kembali dilakukan.
Suatu hari, Chae-kyoung harus menyelinap dari para wartawan untuk bisa berangkat sekolah, dan di sana para sahabat baiknya memusuhinya karena dianggap merebut Lee Shin dari mereka. Di hari yang sama, Hyo-rin berangkat meninggalkan Korea untuk mengejar mimpinya sebagai seorang ballerina. Ketika di bandara gadis itu bertemu dengan Lee Yool yang baru tiba di Korea tanpa tahu siapa pemuda itu sebenarnya.
Yang kemudian hari ternyata adalah sepupuh Lee Shin yang baru datang dari London.Di sekolah, Chae-kyoung akhirnya kehilangan kesabaran saat Shin menghinanya, namun tendangan kungfu malah membuatnya terjatuh. Ketika dikejar-kejar oleh guru piket, gadis itu bertemu dengan Yool, yang dengan pandangan takjub melihat gadis itu melepas celana olah raga didepannya.


Pertemuan kembali dengan Yool membuat Shin gembira, ia akhirnya mengaku kalau motifnya adalah memberi pelajaran pada keluarga kerajaan dengan menyetujui perjodohan, dan sedikit heran ketika sang sepupu menyebut Chae-kyoung sebagai gadis yang menarik. Malamnya di istana, pemuda itu diperingati Permaisuri untuk berhati-hai pada Yool yang dicurigai mempunyai motif lain kembali ke Korea.
Hari pernikahan yang semakin dekat membuat Chae-kyoung resah, dan sebelum pergi, untuk terakhir kalinya ia tidur bersama ayah dan ibunya, yang merasa terenyuh melihat sikap putrinya. Dengan berat, keesokan harinya mereka melepas Chae-kyoung yang tampil begitu cantik dengan pakaian tradisional dan siap dibawa ke istana untuk tinggal di sana.


Karena tidak terbiasa tinggal di Istana yang sangat kaku dan protokoler tambah lagi perbedaan karakter antara keduanya membuat mereka sering bertengkar,karena tidak mempunyai seseorang yang bisa di ajak curhat akhirnya Cha Kyoung sering pergi menemui Yool yang baik hati dan selalu ada untuk dirinya sehingga tanpa disadari oleh Yool dia telah terpesona oleh Chae Kyong, di sisi lain Lee Shin ternyata tidak bisa melupan Hyo Rin gadis yang selama ini orang yang bisa mengerti dia dan mempuanyai sifat yang yang sama,
Tapi kemudian Lee Shin bisa menyadari kehadiran Chae Kyong di sisinya bahkan ketika gadis itu melarikan diri dari istana di kebingungan mencari dan ketika dia menemukan gadis itu sedang bersama Yool dia sanggat marah karena cemburu dan memukul pria dan memaksa Chae Kyong ikut bersamanya. Karena sudah tidak tahan lagi akhirnya Chae Kyong mengatakan kepada Lee Shin sebaiknya mereka berpisah saja tentu saja Lee Shin menolaka permintaan gadis itu bahkan sambil memelukanya pemuda itu meminta agar Chae Kyong selalu disisinya, ternyata tanpa di sadari oleh Lee Shin dia telah jatuh cinta kepada gadis itu.


Saat hubungan Shin dan Chae-Kyoung sudah semakin dekat, ternyata cinta mereka kembali di uji oleh berbagai skandal, baik yang disebabkan oleh sikap masing-masing yang keras maupun yang dihembuskan Putri Hye-jong ( Ibunya Yool) , terekspos ke publik yang kontan langsung bereaksi negatif, dan berakibat semakin merosotnya popularitas keluarga kerajaan.

Suasana semakin bertambah panas saja setelah media massa memberitakan bahwa mereka meliahat Chae-kyoung bersama seorang pria yang ternyata adalah Yool yang mencoba menghiburnya ketika dia bertengkar dengan Lee Shin. Karena skandal itu akhirnya pihak kerajaan untuk sementara mengirim Chae Kyong ke Luar negeri demi menyelamatkan reputasi kerajaan di mata masyarakat.
Lee Shin tentu saja menolak mentah2 ide karena dia sudah sangat jatuh cinta pada gadis itu dan tidak ingin berpisah walau sedetik pun, Chae Kyong mencoba memberi penjelasan kepada pemuda itu bahwa apa yang dilakukannya adalah untuk kebaikan keluarga kerajaan yang sudah dianggapnya seperti keluarganya sendiri




 

Diambil dari komik Korea atau yang lebih akrab disebut manhwa dengan judul sama karangan Park So-hee, rasanya sudah tidak perlu dijabarkan bagaimana populernya serial satu ini. Bahkan boleh dibilang, popularitas Princess Hours alias Goong di kalangan anak muda pada tahun 2006 silam hanya bisa disamai oleh My Girl.

Selain mampu memukau penonton lewat setting kerajaan yang digarap dengan detil, Princess Hours juga mampu melejitkan para bintangnya mulai Joo Ji-hoon, Yoon Eun-hye, Kim Jeong-hoon hingga Song Ji-hyo yang notabene adalah muka-muka baru di dunia akting.


Saking ngetopnya, serial ini menghadirkan dua 'pecahan' yang sama-sama mengundang kontroversi : versi adaptasinya yang dijadikan sinetron dan Goong S yang semula direncanakan sebagai kelanjutan Princess Hours namun belakangan berubah karena adanya perseteruan antara pemegang hak cipta dengan sang sutradara.


( http://www.lautanindonesia.com)

Pendidikan Karakter Untuk Membangun Keberadaban Bangsa


Jakarta, Hari pendidikan nasional (Hardiknas) tahun 2010 yang jatuh pada hari minggu (2/5/2010) mengusung tema pendidikan Karakter Untuk Membangun Keberadaban Bangsa. Demikian disampaikan Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Mohammad Nuh pada upacara peringatan Hardiknas.


"Pendidikan karakter sangat penting untuk bangsa. Sekarang kita lihat banyak penegak hukum yang justru dihukum, pelayan publik yang justru minta dilayani. Semuanya itu berujung pada karakter," ungkapnya, Minggu (2/5/2010) di Kementerian Pendidikan Nasional (Kemdiknas), Jakarta.


Selain menyoroti permasalahan karakter bangsa, Mendiknas juga menyoroti upaya Kemdiknas dalam mengatasi persoalan di bidang pendidikan. Pertama, Kemdiknas telah melaksanakan reformasi birokrasi. Kedua, penyediaan infrastruktur terkait akses informasi bekerja sama dengan MNC Group, melalui TV berbayarnya, Indovision menyiarkan siaran televisi untuk pendidikan. Ketiga, Kemdiknas meluncurkan web berbasis layanan dengan domain kemdiknas.go.id. Keempat, penyediaan taman bacaan di pusat perbelanjaan.


Dalam rangkaian peringatan Hardiknas, Kemdiknas menyerahkan arsip statis Kemdiknas kepada Arsip Nasional RI, MOU penyelenggaraan siaran "TV Citra Indonesia Terampil", peluncuran web berbasis layanan, dan peresmian taman baca. Aline -Sidiknas-


Dari http://www.kemdiknas.go.id

Sinopsis Full House

Hidup sebatang kara sejak kecil, satu-satunya harta milik Han Ji-eun, seorang penulis novel internet, adalah rumah yang didesain oleh sang ayah dan diberi nama Full House. Dasar apes, keluguan malah membuatnya ditipu habis-habisan oleh dua sahabat masa kecilnya Dong-wook dan Hee-jin.


Rupanya, kedua sahabatnya tersebut membutuhkan uang dalam jumlah banyak karena Hee-jin hamil, dan satu-satunya jalan adalah mengirim Ji-eun ke luar negeri dengan alasan memenangkan undian dan saat sang pemilik tidak ada, Full House dijual dan uangnya dibawa kabur keduanya.


Keruan saja, Ji-eun yang tidak tahu sama sekali terdampar di negeri yang asing. Sempat gembira karena bisa duduk bersebelahan dengan aktor yang sedang meroket Lee Young-jae, perkenalan mereka berubah ke arah yang buruk setelah gadis malang itu muntah tepat dipangkuan sang aktor akibat kebanyakan makan.

Akibatnya, Young-jae menolak membantu saat Ji-eun kehabisan uang. Namun, sikapnya langsung berubah saat tahu gadis itu mengenal Yoo Min-hyeok yang juga sahabat sekaligus kakak angkatnya. Mengira bisa menyingkirkan pria itu dari penata rias sekaligus sahabat yang disukainya sejak lama Kang Hye-won, Young-jae dibuat gigit jari saat tahu kalau ia telah dibohongi Ji-eun.


Perkenalan keduanya yang berakhir buruk ternyata merupakan awal dari musibah yang dialami Ji-eun. Saat kembali ke Korea, ia baru tahu kalau rumahnya telah dijual ke seseorang yang tak lain adalah Young-jae. Dengan segala cara gadis itu berusaha merebut kembali kediamannya, namun berbagai cara yang dilakukan selalu gagal.


Kesempatan akhirnya datang ketika Young-jae, yang berusaha menutupi perasaannya terhadap Hye-won, mencium Ji-eun di sebuah pesta yang dipadati oleh wartawan. Demi menepis gosip miring yang beredar, sekaligus dengan maksud melindungi sahabat masa kecilnya tersebut, mereka akhirnya sepakat melakukan kawin kontrak dengan tenggang waktu beberapa bulan dengan bayaran Full House.


Hidup bersama Young-jae ternyata tidak mudah, pasalnya Ji-eun kerap diperlakukan sebagai pembantu. Tidak hanya itu, aktor tersebut juga kerap membuatnya jengkel dengan sindiran-sindiran (salah satunya panggilan burung bodoh) yang berulang kali membuat gadis itu sempat berpikir untuk hengkang (meski akhirnya tidak jadi).


Siapa sangka, kehadiran Ji-eun ternyata membawa suasana lain dalam kehidupan Young-jae dan keluarga besarnya. Hubungannya dengan sang ayah yang sudah lama dingin mulai menghangat, sementara sang nenek, yang awalnya antipati terutama karena sang cucu menantu yang dianggap jauh dari konservatif, malah berbalik menyayangi Ji-eun.


Pelan-pelan mulai tumbuh benih cinta dalam diri Ji-eun, begitu pula dengan Young-jae meski pria itu terlalu angkuh untuk mengakui. Tapi tentu saja hubungan mereka tidak mulus, pasalnya Hye-won baru sadar kalau dirinya tidak ingin kehilangan Young-jae dan berusaha merebutnya kembali. Selain itu, masih ada Min-hyeok yang dengan segala sikap ksatrianya selalu ada disamping Ji-eun untuk menghibur.


Keadaan semakin rumit setelah keduanya tahu kalau Ji-eun dan Young-jae ternyata melakukan kawin kontrak, ditambah sikap plin-plan Young-jae yang meski menyukai Ji-eun, namun juga tidak berani menolak kehadiran Hye-won.


Puncaknya adalah saat Ji-eun tidak tahan lagi dan memutuskan untuk mempercepat proses perceraiannya. Sakit hati dan mengira hal itu dilakukan supaya sang istri bisa bersama Min-hyeok, Young-jae mengiyakan keputusan tersebut meski akhirnya sadar kalau dirinya tidak bisa kehilangan si 'burung bodoh'.


Yang terjadi malah kebalikan dari sebelumnya, Young-jae ganti menuruti semua permintaan Ji-eun supaya tidak kehilangan sang istri. Semua berakhir bahagia, karir Young-jae yang sempat melorot kembali ke puncak berkat film yang naskahnya ditulis oleh Ji-eun. Tidak hanya itu, mereka juga mampu menjaga persahabatan dengan Min-hyeok dan Hye-won serta pasangan Dong-wook dan Hee-jin, biang keladi dari semua kejadian tersebut.


PARA TOKOH DAN PEMERAN SERIAL FULL HOUSE :

Han Ji-eun diperankan oleh Song Hye-gyo
Polos dan lugu sehingga mudah dimanfaatkan oleh orang lain, itulah sifat dasar Ji-eun yang malah membawanya bertemu dengan pria yang paling disebalinya : Lee Young-jae. Semula memutuskan untuk menikah supaya bisa bisa kembali memiliki rumahnya yang direbut secara 'paksa', siapa sangka Ji-eun malah mengenal sisi lain dari sang 'suami' yang mungkin sejak semula tidak disangkanya sama sekali. Satu hal yang paling tidak disukanya adalah panggilan 'kesayangan' burung bodoh dari Young-jae.


Lee Young-jae diperankan oleh Rain/Bi
Keras kepala, sombong, dan tidak mau kalah, pokoknya hampir semua sifat jelek melekat dalam diri pria yang berprofesi sebagai bintang film ternama ini. Siapa sangka dibalik semuanya, Young-jae adalah tipe orang yang tidak berani menyatakan perasaannya secara terbuka. Sudah tentu, semua itu berubah setelah dirinya mengenal Ji-eun, yang membuatnya belajar banyak tentang arti memperhatikan perasaan orang lain. Pelan-pelan, Young-jae mulai jatuh cinta pada gadis yang hampir setiap hari selalu bertengkar dengannya itu


Yoo Min-hyeok diperankan oleh Kim Seung-soo
Tenang, dingin, dan penuh kalkulasi, sosok pria satu ini merupakan idaman dari banyak wanita yang menginginkan figur pria sempurna. Kerap membantu Ji-eun saat mengalami masalah dengan Young-jae, hati Min-hyeok mulai bergetar akibat keinginannya untuk selalu melindungi gadis itu. Bahkan di luar kebiasaan, ia sempat berniat untuk merebut Ji-eun dari suaminya yang sah, terutama setelah tahu kalau pernikahan tersebut adalah bagian dari skenario, sebelum akhirnya bersikap gentleman dan mundur.


Kang Hye-won diperankan oleh Han Eun-jeong
Menyukai Min-hyeok sejak lama,  Eun-jeong memutuskan untuk mengambil tindakan yang banyak dilakukan wanita pada umumnya : melampiaskan kesedihan dengan mendekati Young-jae yang telah lama mencintainya. Sayang, keputusannya tersebut kalah cepat dari Ji-eun yang lebih dulu 'menikahi' pemuda itu. Sebal karena kalah dari sang rival yang menurutnya memiliki kualitas diri jauh dibawah, ia terus berusaha berada disamping Young-jae sebagai penata rias sekaligus kawan dekat untuk mengintimidasi Ji-eun dengan segala kelebihannya.


Muhasabah Cinta Ku



Cinta pertama bagi ku, bagi mu,bagi mereka dan bagi kita semua tak lain adalah Allah. Dia memberikan Cinta-Nya merata pada semua ciptaan-Nya, tanpa membedakan jenis (manusia, hewan dan tumbuhan), warna kulit, Negara bahkan Agama yang dianut oleh hamba-Nya.

Tidak ada yang dibutuhkan Allah dari hamba-Nya, namun Dia limpahkan segala Rahmat dan nikmat-Nya bahkan kadang tanpa kita minta.

Tidak ada yang dapat kita lakukan tanpa Dia.

Jadi siapa butuh siapa dalam kehidupan ini.? Jawabnya tentu “kita,,manusia sangat membutuhkan Allah, bukan Allah yang membutuhkan manusia”.
“Maka nikmat tuhan mu yang manakah yang hendak kau ingkari. [QS:Ar-Rahman]"





Manusia merupakan mahluk Allah yang paling sempurna, jelas beda dari binatang yang tidak dianugerahi akal. Dengan adanya akal,manusia membedakan antara yang benar dan salah. Dan dengan akal itu pula kita dapat merasakan cinta. Cinta pada Allah dan cinta pada sesama manusia.
“Wahai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kalian dari laki-laki dan perempuan, dan Kami menjadikan kalian berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar saling mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kalian adalah orang yang paling bertaqwa di sisi Allah. “[al-Hujurat:13].

Sungguh tak ada yang patut lebih dicintai melainkan Engkau ya Rabb
Ampuni aku yang cinta ku pada Mu tak kunjung sempurna

Belum lagi sempurna cinta ku untuk Mu, akal yang kau Anugerahkan agar aku bisa berpikir, mengarahkan aku pada cinta sesaat,

Cinta yang tak halal

Biar ku sempurnakan Cinta ku pada Mu

Maka jangan kau lepaskan aku dari jalan Mu