Kamis, 26 Juli 2012

Kado Istimewa untuk Hari yg Tidak Istimewa

Sebagian orang mungkin tanggal kelahirannya sangat ditunggu-tunggu.
Itu wajar, mengingat tanggal kelahiran merupakan hari "bersejarah" bagi setiap orang.
Dan tanggal bersejarah tersebut sitidaknya dapat menjadi bahan perenungan bagi kita.
Telah berapa lamakah meninggali dunia ini.,dan berapa lama lagikah sisa waktu yang dimiliki..? Tak kalah pentingnya, selama ini umur tersebut telah diberdayakan untuk apa saja,,adakah yang bermanfaat..
Baik manfaat bagi dirinya maupun orang-orang dan lingkungannya.

Hmmm... sebagian orang mungkin akan berkata, "Untuk merenung tidak perlu menunggu sampai pada hari lahir,atau untuk mensyukuri segala nikmat yang telah diberikan Rabb tidak harus pada hari lahir". Itu benar.
Tapi kalau kesadaran itu tidak ada di hari-hari biasa, maka masih untung kalau kesadaran itu datang pada tanggal atau hari lahir.

Bagaimana dengan hari lahir ku..??
hahhahh...
Tidak begitu menantang, masalahnya tanggal pastinya ga tau..
Selama ini hanya mengikuti apa yang sudah biasa ku lihat dan ku dengar. So, ga usah terlalu dipusingin.

Kado istimewa untuk hari yang tidak istimewa..??
YupsS...
Kado istimewa Q yang selalu berhubungan dengan kata kehilangan.
Satu hari setelah hari "ulang tahun" ku, Kado istimewa disampaikan melalui beberapa orang yang mungkin sedang kepepet atau mungkin sudah beberapa hari tidak makan, dan bisa jadi beberapa bulan belum bayar kontrakan/kostan.
(UppSs..bukankah kita tidak boleh menduga-duga..).
Belahan jiwa (HP)ku dibawa pergi oleh mereka, tidak hanya itu bahkan tas beserta isinya mereka bawa semua.
Dasar maling.....(huhhuu).

Dan pada hari ulang tahun ku, seseorang yang untuk ku sangat berarti. Dia menawarkan ku untuk menyebutkan hadiah apa yang aku inginkan darinya.
Lucu karena ternyata dia hanya memberi ku waktu 1x24jam untuk meminta.
Jujur,, tidak ada yang ku ingin minta darinya. Walau sebenarnya aku sempat berharap dia mengetahui kira-kira hadiah apa yang ku inginkan.
Hanya sebuah al-quran yang ada terjemahnya.Tidak muluk-muluk (kalau dilihat dari harganya).
Tapi akhirnya aku hanya meminta "SILATURAHMI" yang telah terjalin tidak terputus.

Dia sangat berarti bagi ku bukan karena dia "Pacar" ku, tapi bisa mengenalnya saja bagi ku sangat menyenangkan.Suatu keberuntungan bisa mengenalnya. Apalagi dia menganggap ku sebagai saudaranya (Hmmm...terimakasih Kk,Silaturahmi ini terasa sangat indah. Bahkan Lebih indah dari hubungan apa-pun).

Dan beberapa waktu yang Lalu aku hampir kehilangan "SILATURAHMI" nan indah itu.
Hanya karena masalah sepele,bisa dibilang itu bahkan bukanlah sesuatu yang bisa dikatakan sebagai masalah.hehhhee
Kesalahfahaman..?? may be
Ego...?? iya juga kali...

Tapi Alhamdulillah aku tidak benar-benar sampai kehilangan Kado istimewa di hari yang tidak istimewa tersebut.
Huffhhh...
Aku belum sempat minta maaf,bahwa aku pernah berburuk sangka tentang dirinya.
whehhee...
MaafkanLah adik mu ini kakak.. ~_~