Jumat, 30 November 2018

Kamu Pecinta Pedas? So Good Spicy Chicken Strip Wajib Kamu Coba!



Ketika Saya Puasa Makan Pedas
Dua minggu lalu saya dengan  sadar dan penuh rasa tanggung jawab, mengurangi asupan cabai dan saudara-saudaranya.

Alasannya karena awal bulan lalu Rayhan kena diare sampai harus dirawat di rumah sakit. Nggak tanggung-tanggung, dirawatnya sampai 4 hari. Meski nggak tahu penyebabnya apa (aneh kan ya? Duh silahkan bertanya pada rumput yang bergoyang yak. Wkwkw) , mengurangi asupan cabe merupakan langkah waspada saya.

Maklum, jangankan anak kecil, kita yang dewasa saja kalau habis kena diare kan biasanya badan lemah letih lesu. So, mengurangi makanan pedas merupakan langkah preventif saya untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Mengacu pada kata orang-orang yang bilang, apa yang dimakan si ibu dapat berpengaruh pada si kecil. 

Alhamdulillah, seminggu berlalu, dua minggu pun datang, Rayhan pun berangsur membaik. Makannya juga udah mulai banyak. Dianya udah main dan lari kesana kemari lagi.

 Ngga Pedes, Nggak Afdol
 
Dengan begitu, kerinduan saya terhadap makanan pedas pun segera terpenuhi. Puasa makanan pedas pun berakhir. Etapi tetep ya, karena saya masih menyusui, tentunya nggak yang berlebihan gimana gitu. 

Via Pixabay
Sebenarnya kecintaan saya terhadap rasa pedas itu nggak parah-parah banget. Nggak yang nyampe berlevel-level gitu. Hanya sebatas merasakan  “Makan tanpa rasa pedas itu selalu terasa ada yang kurang. Makan jadinya nggak begitu lahap dan nggak semangat”. Jadi ya bawaannya agak lemas. Pokoknya kalau makan tanpa ada rasa pedas itu makan jadi gak afdol.
Ada yang begini juga? Kita samaan dong! Wkwk


Alasan Rasa Pedas Disukai Orang Indonesia

Btw ternyata ada alasannya lho kenapa kita menyukai rasa pedas. Terutama kita orang Indonesia. Bukan hanya sekadar ikut-ikutan atau kekinian, tapi rasa pedas seolah telah menjadi warisan leluhur kita.

Terbukti dengan berbagai variasi menu masakan yang pedas, belum lagi berbagai macam sambal yang tersebar di nusantara ini. Dan semuanya bikin air liur mengalir lebih deras. Ye, kan?
Nah, berikut alasan rasa pedas begitu digandrungi:

1.    Ketagihan
Orang-orang yang terbiasa makan pedas itu memiliki keinginan makan yang pedas-pedas lagi dan lagi.  Ternyata hal ini bukan tanpa alasan. Rupanya rasa pedas dari cabai dapat dapat menstimulasi sekresi endorphin secara alami. Endorphin sendiri merupakan senyawa yang mirip dengan morphin.

Senyawa tersebut memberikan efek bahagia,perasaan lega dan rasa yang menyenangkan setiap kali mengkonsumsi makanan pedas. Akibatnya pengen lagi dan lagi. Ketagihan, shay. Haha

2.    Praktis
Saya sendiri kalau lagi malas masak atau lagi kurang nafsu makan, tinggal buat sambal. Ambil cabai, bawang merah, bawang putih, lalu goreng. Setelah agak harum tinggal diulek. Cek rasa. Selesai. So praktis.

Kemudahan dalam memperoleh bahan dan cara mengolahnya, membuat sambal selalu jadi primadona di setiap meja makan kita. Sebut saja sambal bawang, sambal ijo, sambal matah, sambal dabu-dabu, sambal tomat dan lainnya. Tinggal sandingkan dengan makanan lain.


Via Pixabay

3.    Menyehatkan dan Menambah Nafsu Makan
Kamu lagi suntuk atau banyak pikiran? Bawa santai saja shay. Datangi kedai-kedai yang menyediakan menu pedas nan menggoda. Dijamin semua itu buyar bersama rasa pedas yang menyergap. Haha

Selain pelepas stress, rasa pedas juga memberi efek meredakan sakit kepala, mengurangi sinus, melancarkan hidung tersumbat, memperkuat kerja pembuluh darah, menurunkan kadar lemak, menghangatkan tubuh, dan masih banyak lagi.
Capcaisin yang terkandung dalam cabai rupanya dapat menambah nafsu makan, lho. Tak apalah ya keringat deras asal tetap selera makan.

4.    Kekinian 
Kita pastinya udah nggak asing dengan makanan yang tingkat kepedasannya berlevel-level. Sejauh ini yang saya tahu ada level 1 sampai dengan level 10. Atau adakah yang lebih dari level 10?
Nah selain karena memang makanan pedas itu nikmat, makan pedas kini seolah menjadi trend. Ditambah menjamurnya kedai atau warung makan yang menawarkan berbagai makanan pedas. Orang-orang jaman sekarang, kan, berasa ketinggalan kalau belum nyobain. Wkwk 


Jadi, Apakah Kamu Pecinta Pedas? Cobain So Good Spicy Chicken Strip, Yuk! 


Melihat ekpresi yang ditunjukkan keluarga yang ada di video ini bikin kamu bertanya-tanya gak sih? Saya sih iya. Duh, mereka kenapa yak. Emang So Good Spicy Chicken Strip yang mereka santap seyahuuud itukaahh..? duh jadi pengen nyobain aaahh. 

Dan yap. Akhirnya puasa makan pedas saya berakhir manis dengan nyobain So Good Spicy Chicken Strip. Sebenarnya nyarinya agak susah nih. Rasanya saya udah kesana-kemari terlebih dahulu baru deh nemu. Seolah ia ingin banget diperjuangkan. Atau mungkin efek saking banyaknya orang yang penasaran (seperti saya) dengan So Good Spicy Chicken Strip  ini sehingga banyak memborongnya. Entahlah. Yang penting akhirnya saya bisa nyobain. Hihhiii 

So Good Spicy Chicken Strip sangat mudah diolah. Tinggal goreng lalu..haappp.

Kemarin saya tinggal goreng sendiri dan langsung dinikmati pas hangat-hangatnya! Sedkit doang mah gak cukup, shay. Bikin nagih soalnya! Jadi rasa pedasnya itu benar-benar menggigit. Nggak cuma di bumbu crispynya, tapi dagingnya itu berasa banget pedasnya.

So Good Spicy Chicken Strip ini wajib banget dicobain buat kamu yang ngaku penggemar pedas, biar tahu seperti apa sih sensasi dan kelezatannya. Nggak hanya pedes, kebaikan protein juga bisa dirasakan kelezatannya dengan rasa spicy, crispy, juicy, dan full meat dalam satu kali gigit! Rasakan kenikmatan membara dari So Good Spicy Chicken Strip, dan biarkan rasa pedasnya yang bicara! 


Alasan So Good Spicy Chicken Strip  Wajib Dicoba:


•    Premium Quality
Terbuat dari daging ayam pilihan tanpa tulang (full meat), berkulit dan bumbu marinasi pedas special
•    Kaya Asam Amino
Protein hewani kaya akan asam amino essential penting untuk pertumbuhan dan perkembangan otot & otak anak
•    Dibalut dengan Tepung Crispy Special
Crispy tahan lama, praktis hanya digoreng terendam minyak (deepfrying) 4-5 menit dirumah.
•    Jaminan Kualitas
Diproduksi oleh produsen ternama dengan teknologi produksi dan mesin modern, HALAL MUI


o    Ukuran 250 gr, isi 5pcs
o    Harga: Rp 37.000- Rp 39.000 (tergantung harga jual toko)
o    Bisa disimpan : 1tahun (simpan beku ≤ - 18’C)

Cara penyajian juga sangat mudah. Bisa pilih goreng atau panggang.
1.    Digoreng deepfried : ketika masih beku selama 4-5 menit dengan suhu 175’C.
2.    Dipanggang / dioven : ketika masih beku sekitar 7 menit(tergantung daya listrik oven)

Penasaran, kaan. Yuk cobain juga. Dan saya pengen tau #BahasaPedasSoGood kalian seperti apa kalau sudah nyobain So Good Spicy Chicken Strip ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar