Rabu, 16 Mei 2018

Bakso Bonanza, Acuan dalam Memilih Bakso Yang Aman



Sebagai orang Indonesia rasanya tak ada yang tak pernah menyicipi yang namanya bakso. Secara makanan ini salah satu makanan khas nusantara yang banyak ditemui di berbagai tempat. Dan semua kalangan rasanya menyukai makanan ini. 

Sejarah bakso ini sendiri sebenarnya berasal dari china – Tiongkok, yaitu “Bak” yang artinya daging giling dengan tepung tapioca sebagai perekat pembentuk bakso. Entah itu bentuk bulat, gepeng, atau yang berbentuk hati. Di Indonesia sendiri, karena masyarakatnya mayoritas muslim, maka kebanyakan bakso yang ditemui merupakan bakso daging sapi. Ada juga bakso daging ayam dan ikan. 

Seiring berjalannya waktu, bakso yang kita kenal juga mengalami berbagai macam variasi dalam penyajiannya. Tidak melulu bakso dengan kuah kaldu, tapi juga bisa dihidangkan dalam bentuk bakso bakar, bakso goreng, atau dalam bentuk berbagai menu makanan lainnya.


Sayangnya, seperti kita ketahui bersama ada saja oknum yang melakukan kecurangan dalam hal pengolahan bakso ini. Enth itu penambahan borax, pengawet, hingga daging oplosan yang entah daging apa saja yang dipakai. Hal ini dilakukan karena bahan baku daging sapi yang mahal diiringi dengan daya beli masyarakat yang rendah. 

Adanya temuan-temuan semacam ini, secara tidak langsung telah mempengaruhi kredibilitas bakso itu sendiri. Gara-gara hal ini, saya sendiri kadang ragu setiap kali ingin membeli bakso. “Amankah?”, pertanyaan itu selalu membayangi. 

Berangkat dari keprihatinan tersebut, untuk mengembalikan pamor Bakso, Great Giants Foods (GGF) melaunching produk baru, yaitu Bonanza Beef Bakso.

Ibu Dayu Ariasintawati selaku Managing Director PT Great Giant Livestock (GGL) pada 9 Mei 2018 lalu berkata, “Kami ingin memberikan konsumen alternative bakso yan gmudah untuk dimasak sendiri dan disajikan secara segar dari bakso murni daging sapi. Tanpa tambahan zat pengawet atau zat yang berbahaya lainnya. Karena masyarakat Indonesia berhak mendapatkan pilihan makanan yang baik dan berkwalitas”.

Pernyataan ini disampaikan oleh Ibu Dayu dalam dalam peluncuran Bakso Bonanza dengan tema “Filosofi Bakso”.



Mengapa Pilih Bakso Bonanza? 

1.      Menggunakan  daging sapi murni. Kandungan dagingnya mencapai 84%. So pas makan, dagingnya itu berasa banget.

2.      Dijamin Higienis. Tanpa borax, pengawet ataupun formalin. Jadi kita makannya jadi tenang. Mau nambah juga hayookkk…hahha

3.      Daging hasil peternakan sendiri. Jadi pakan sapinya itu berasal dari ampas nanas sehingga dagingnya juga jadi lebih empuk.
Fyi, GGF ini punya perkebunan nanas terbesar di Indonesia dan produsen olahan nanas terbesar nomor 2 dunia.
Dengan berbagai unsur produksi milik sendiri mebuat harganya lebih fair dan system produksi terkoneksinya membuat konsumen diuntungkan dari sisi kwalitas dan harga

4.      Aman dan Halal. Seperti dikatakan sebelumnya, karena proses produksinya dilakukan sendiri dari hulu hingga ke hilir, maka dijamin Bakso Bonanza ini aman dan terjamin kehalalannya. 

Alasan-alasan mengapa memilih Bakso Bonanza ini, secara umum dapat dijadikan acuan dalam memilih bakso, lho. Selain dapat bakso yang enak, kita juga bakalan merasa aman, tanpa rasa was-was saat mengkonsumsi bakso.


Adanya Bakso Bonanza ini juga merupakan upaya serius dari Great Giant Food (GGF) untuk ikut andil dalam meningkatkan kwalitas produk dalam negeri. “Kami percaya bahwa dengan meningkatkan kwalitas produk domestic, maka ke depannya, kita pun dapat turut memberikan kontribusi positif bagi Indonesia. Tujuan kami mengeluarkan produk bakso adalah untuk mengembalikan tradisi makan bakso yang dapat dikonsumsi secara sehat dan aman, tanpa perlu khawatir dari mana sumber dagingnya”, tutup Ibu Dayu.

Produk Bakso Bonanza ini bisa kita dapatkan dalam kemasan 500gr dengan isi sekitar 30 butir. Untuk harga secara eceran dipatok di angka Rp 85.000,- per bungkus. 

Di mana saja kita bisa menemukan bakso enak, bakso yummy, bakso halal yang bikin nagih ini? Yak, kita bisa menjumpainya di sejumlah ritel  modern yang ada di Jakarta, Tangerang, Bekasi, dan Bandung. Khususnya di Superindo, Ranch Market, Farmers Market, Papaya, Lulu Market, Market City dan segera hadir di Hero.



Konsumsi Daging Merah Bukan Tabu

Dalam acara kemarin hadir juga ibu Emilia E. Achmadi selaku Ahli Gizi. Di acara ini Ibu Emilia menyampaikan keprihatinannya terhadap anggapan miring terhadap daging merah. Takut dengan kandungan daging merah.

Banyak yang sengaja membatasi konsumsi daging merah karena banyaknya informasi yang beredar tentang anggapan bahwa kandungan daging merah ini sangat bahaya. Padahal menurut ibu Emilia, kandungan daging merah ini justeru bagus terutama proteinnya. 

Kekurangan protein khususnya pada anak dapat mempengaruhi tumbuh kembangnya,lho.
Berkembangnya berbagai program diet tanpa konsumsi produk hewani menjadi tantangan sendiri bagi produsen ternak di mana saja. Padahal apapun program diet yang sedang dijalani tetap membutuhkan asupan protein yang cukup. “Kita tidak ingin generasi muda saat ini, sejak masa kanak-kanak mengalami kekurangan gizi, termasuk di dalamnya kurangnya asupan protein”, ujar Ibu Emilia. 

Perlu diketahui bahwa daging sapi memiliki kandungan yang baik dan pentiing untuk menjaga metabolisme sel dalam tubuh. 

Dan terkait daging yang dibekukan, sebenarnya tidak ada masalah dengan kwalitas ataupun nilai gizinya. Apalagi jika dilakukan dengan benar. Pembekuan daging justru lebih baik dari pada dibiarkan begitu saja. Sebab sebagaimana kita ketahui daging itu gampang terkontaminasi. 

Jadi, teman-teman jangan takut ya makan daging dan segala macam bentuk olahannya yang salah satunya adalah bakso.

4 komentar:

  1. Untung bonanza ada di bekasi. Soalnya pertama coba keluarga ku lgsg suka. Bakso bonanza ini bakso nerkualitas ya �� org indonesia jd bangga sama budaya kuliner klo baksonya bonanza

    BalasHapus
  2. aku suka bakso. dan bonanza ini emang beneran berasa daging sapinya. enak dicampur buat makanan apa aja juga bisa. mau kuah ataupun kering, sama enaknya

    BalasHapus
  3. Baksonya ga bikin eneg & khawatir.. Baru kali ini sy brani nyetok byk.. 😁

    BalasHapus
  4. Sepertinya bakso ini belum ada masuk Pontianak, belum pernah lihat produknya selama ini. Jadi penasaran pengen ngerasain Bakso Bonanza, tampaknya sedap.

    BalasHapus