Selasa, 08 November 2016

TANGKAL Kolesterol Tinggi Bersama Nutrive Benecol

 
Bahaya Kolesterol via
www.astaqauliyah.com



Sekitar 5.000 orang memadati Ecovention Ocean Ecopark Ancol pada tanggal 30 Oktober lalu. Massa sebanyak itu hadir dari berbagai daerah di Jabodetabek. Kehadiran mereka tak lain untuk meramaiakan acara yang bertajuk CHOLES TERROR FREE FESTIVAL yang tak lain untuk mendukung gerakan TANGKAL Kolesterol yang diprakarsai oleh Nutrive Benecol . Saya dan rekan-rekan blogger juga berkesempatan untuk menjadi saksi acara tersebut. Hadir dari berbagai wilayah, kami sampai di kawasan ancol sebelum jam 6 pagi. Demikian juga dengan peserta lainnya. Mereka terlihat sangat antusias untuk mengikuti gerakan Indonesia Tangkal kolesterol ini.



/dokpribadi

cek cek /dokpribadi

Antrian mengular /dokpribadi

antusias memerikasakan diri /dokpribadi

Semangat lawan kolesterol /dokpribadi

super semangat /dokpribadi



CHOLES TERROR FREE FESTIVAL sendiri diadakan dalam rangka memperingati Hari Jantung Sedunia ( tanggal 29 September ) dan Hari Stroke Sedunia ( tanggal 29 Oktober ). Kalbe didukung Kementerian Kesehatan dan Yayasan Jantung Indonesia mengadakan gerakan tangkal kolesterol melalui produknya nutrive benecol. Gerakan ini sendir bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang bahaya kolesterol tinggi, risiko store dan jantung koroner.

Hal pertama yang saya lihat pada acara tersebut adalah bertapa antusiasnya para peserta mengikuti setiap rangkaian acara. Mulai dari funwalk 3K, cooking demo dan interaktif talkshow yang kesemuanya dipadati oleh peserta. Di sini juga terlihat antusias peserta untuk mengikuti senam yang bertujuan untuk membakar lemak yang bersarang dalam tubuh, serta mengularnya antrian peserta untuk melakukan pengecekan kadar kolesterol dalam tubuhnya. Kesimpulan yang saya peroleh adalah, ternyata masyarakat masih memiliki kepedulian yang sangat tinggi terhadap kesehatannya. 


Dari kiri-kanan, Dr.Vito, Prof.Dr.Budi Setianto, Bpk.Ongkie dan Olavi Erkinjuntti /dokpri

Dalam rangkaian acaranya juga kami sempat mengikuti Press Conference yang diisi oleh 4 orang narasumber.
  1. Prof.DR.dr.Budi Setianto,Sp.JP(K), Ketua 1 Yayasan Jantung Indonesia
  2. Dr.Vito A.Damay,Sp.JP,M.Kes,FIHA,FICA, Dokter Specialis Jantung dan Pembuluh Darah Klikdokter.com
  3. Bp.Ongkie Tejakusuma,Manager Director Kalbe Nutritionals
  4. Olavi Erkinjuntti,Global Director Benecol Lisencing Bussines

Prof.DR.dr.Budhi Setianto,Sp.JP(K) selaku Ketua 1 Yayasan Jantung Indonesia menjelaskan dampak dari kolesterol serta penyakit jantung dan stroke, menurunkan produktivitas sumber daya manusia, dan bahkan menurunkan proporsi populasi warga negara Indonesia yang produktif yang berpotensi memajukan bangsa. Penyakit jantung merupakan pembunuh nomor 1 di dunia. Sehingga perlu diadakan penyuluhan yang bertujuan untuk mengajak masyarakat untuk lebih peduli pada kesehatannya dengan menerapkan pola hidup sehat. Hal ini karena kerugian dan dampak buruk akibat penyakit sebetulnya dapat dicegah, sebab dampak buruk penyakit bukan saja menjadi kerugian individu tapi juga berdampak bagi negara secara keseluruhan.


Gejala umum dari penyakit jantung Koroner adalah Nyeri dada,Rasa terbakar,Sesak Napas,Sesak di Dada,Perasaan Mual dan Detak Jantung tidak teratur.
Tak kenal usia, dan tiba-tiba /dokpribadi



Pernyataan tersebut juga diamini oleh Dr.Vito A.Damay,Sp.JP,M.Kes,FHA,FICA, spesialis jantung dan pembuluh darah dari klinikdokter.com, bahwa salah satu upaya untuk mencegah penyakit jantung dan stroke adalah dengan mencegah faktor utama penyebabnya seperti Diabetes Melitus (penyakit gula atau kencing manis), Hipertensi (tekanan darah tinggi), kebiasaan merkok, kegemukan, dan kadar kolesterol tinggi. Penyebab kolesterol tinggi adalah konsumsi makanan kurang sehat secara berlebihan.

5 jenis makanan yang tinggi kadar kolesterol jahat (LDL) yaitu:
Kuning telur dengan 1234 mg kolesterol/100gr
Telur ikan dengan 588 mg kolesterol/100gr
Hati, dengan 564 mg kolesterol/100gr
Mentega, dengan 215 mg kolesterol/100gr
Udang, dengan 588 mg kolesterol/100gr

Kondisi kadar kolesterol jahat yang tinggi nyaris tanpa gejala spesifik. Karenanya satu-satunya cara menghindarinya adalah dengan menerapkan pola hidup sehat.



Peran Nutrive Benecol Dalam Mengurangi Risiko Kolesterol Tinggi

Dalam kesempatan kemarin, Bapak Ongkie selaku Managing Director Kalbe Nutritional. Menjelaskan bahwa TANGKAL bukan hanya sebuah program, tapi sebuah gerakan yang diharapakan dapat menangkal ancaman kolesterol tinggi di Indonesia.

Sebagai bagian dari program Indonesia TANGKAL Kolesterol, Nutrive Benecol merilis gerakan senam B-FIT dan kampanye TANGKAL yaitu :

T  Teratur periksa kolesterol
A  Awasi asupan dan pola makan
N  Nikmati hidup tanpa rokok dan minuman beralkohol
G  Giat berolah raga gerakan B-FIT
K  Kendalikan berat badan dan hindari stress
A  Awasi Tekanan darah anda
L  Lengakapi dengan Nutrive Benecol 2 X sehari

Sedangkan bentuk konkrit kampanye TANGKAL, tiga hal berikut menjadi fokus utama Gerakan Indonesia Tangkal Kolesterol :

Fokus Pertama, menganjurkan dan mendukung pengecekan kolesterol secara teratur, mengingat fakta bahwa kolesterol tinggi tidak menimbulkan gejala. Dalam kampanye ini disediakan layanan pengecekan kolesterol dan pengecekan risiko jantung koroner gratis. Kedua layanan ini juga tersedia di berbagai cabang KalCare di seluruh Indonesia.

Fokus kedua, memberikan dukungan melalui kandungan unggulan dari Nutrive Benecol, yaitu Plant Stanol Ester. Olavi Erkinjuntti selaku Global Director Benecol Licensing Business menjelaskan, Menurut data global WHO, lebih dari 50% orang dewasa memeliki tingkat kolesterol yang tinggi, dan di Indonesia angkanya mencapai 36%.








Nah Plant Stanol Ester ini memiliki efek untuk menurunkan kadar kolesterol. Telah terbukti melalui 70 uji klinis dan produk benecol dapat menurunkan kadar kolesterol rata-rata 10% dalam 2-3 minggu dan menjaganya tetap rendah jika digunakan secara teratur. 

Plant Stanol Ester ini juga telah mendapat pengakuan sebagai produk kesehatan yang aman dari FDA (food and Drug Administration) Amerika dan EU Commission. Plant Stanol Ester yang hanya dapat ditemukan dalam Benecol, juga telah direkomendasikan dalam beberapa penduan kardiovaskuler internasional.

Fokus ketiga, mendukung gaya hidup sehat dengan menjaga pola makan serta olahraga teratur melalui rangkaian kegiatan Gerakan Indonesia Tangkal Kolesterol.

 
Peserta memenuhi ruang seminar /dokpri

Saya dan Kolesterol

Mumpung ada kesempatan, kamarin saya memberanikan diri untuk mengecek kadar kolesterol saya. Awalnya sih agak was-was. Dan hasilnya benar-benar mengagetkan dan kepikiran sampe sekarang.
Dari hasil pemerikasaan itu didapatkan data sbb:

TD (Tekanan DaraH)                     = 98/65                    artinya             Rendah
Total Kolesterol                             = 151 mg/dl              artinya            Normal
LDL (Kolesterol Jaharaaa)              = 108                       artinya             Tinggi
HDL (Kolesterol Baik)                    = tak terbaca (25)     artinya            Rendah
TGL    (lemak darah*)                   = 89                        artinya            Normal
*klw ngga salah

Untuk tekanan darah bisa dimengerti, karena sehari sebelumnya saya nyaris tidak bisa tidur. Dan pada hari H saya hanya tidur beberapa jam.
Pun semua hasilnya saya bisa maklum. Karena saya sadar diri, jarang olahraga, makan tidak teratur, tidur juga demikian, doyannya makan gorengan. Hanya saja saya tetap kaget, terutama pada hasil kadar kolesterol baiknya itu, hampir tak terbaca. Omaigaatt!

Mengikuti acara tersebut saya merasa beruntung. Setidaknya saya mulai mawas diri. Berusaha lebih keras untuk menerapkan gaya hidup sehat. Fokus utama saya adalah menaikkan kadar kolesterol baik. Saya juga jadi tahu, kolesterol baik itu ada pada ikan laut dalam dan alpukat. Maka sejak saat itu saya rajin makan pake ikan dan alpukat. Dan untuk menurunkan kolesterol jahatnya saya berusaha minum Nutrive Benecol secara teratur.
So guys, karena kolesterol itu salah satu silent killer, maka sudah semestinya kita mulai menerapkan pola hidup sehat. Salam sehat!
 


A video posted by Lili By (@azzura_lhi) on

Tidak ada komentar:

Posting Komentar