Workshop Quilting Bersama Kriya Indonesia


Andai saya tekun dan telaten, tentunya saya tidak akan merasa seawam ini dengan dunia jahit menjahit. Bagaimana tidak, nenek saya dulu sering membuat kerajinan tangan dan pastinya berhubungan langsung dengan mesin jahit. Kalau bicara “dulu” kebanyakan mesin jahit yang kita temui merupakan mesin jahit manual yah. 
Sayangnya meski punya nenek yang mahir menjahit, tak ada yang bisa saya lakukan selain menontonnya. Lalu merasa jumawa hanya ketika bisa mengayun pedalnya tanpa aturan. Tak jarang malah berimbas jadi macetnya tuh mesin jahit. Untungnya ngga sampe kena marah sih. 
Nah, waktu SMA ada ekskul menjahit. Sempat ada niatan untuk gabung, namun entah kenapa niat itu tidak terealisasi. Kalau tidak salah karena untuk ikut ekskul ini harus membayar cukup mahal. Sedangkan saya hanya mengandalkan uang kiriman dari kakak, yang dia sendiri masih harus memikirkan biaya kuliah dan kebutuhannya sehari-hari. #JadiThurhaaatt..wkwk

And then, sejak tahun lalu saya sering melihat update kegiatan beberapa teman blogger tentang jahit menjahit bersama Kriya Indonesia. Kegiatannya pernah diadakan di Stasiun Bogor, Bandung, Jogja, dan lebih sering di Museum Tekstil di bilangan Tanah Abang. Sempat beberapa kali mendaftar namun sepertinya saya sedang tidak beruntung, atau waktu kegiatannya yang bentrok dengan acara lain yang saya sudah terlanjur mendaftar terlebih dahulu. 

Setelah penantian panjang, akhirnya pada tanggal 4 Maret 2017 saya berkesempatan juga mengikuti acara dari Kriya Indonesia yang digawangi Mba Astri Damayanti ini. acara kemarin bertajuk Workshop Quilting - Sarung Bantal Motif Pinwheel yang diadakan di Museum Tekstil - Tanah Abang, Jakarta.


Apa itu Quilting?

Setelah mendaftar dan bahkan dinyatakan sebagai salah satu peserta, saya belum tahu apa itu quilting. Pokoknya, yes, saya pengen ikut belajar menjahit bareng Kriya Indonesia, apapun itu yang bakal dijahit. Setelah melihat sendiri dan cari tahu sana sini, akhirnya saya tahu apa itu quilting.

Quilting merupakan seni untuk mendapatkan motif unik dengan menggabungkan kain dengan ukuran dan potongan tertentu yang bisa dilakukan dengan beberapa tehnik.Hasil jadinya bisa berbentuk sarung bantal, selimut, dan perlengkapan rumah tangga lainnya. 

Setelah saya ingat-ingat, kakak saya punya selimut yang dihasilkan dengan seni quilting ini. selimutnya jadi terlihat agak berbeda. Terlihat lebih nyeni. Tapi waktu itu saya belum tahu kalau motif-motif semacam itu disebut quilting.


Hasil Jahitan Pertama 

Jangan tanya seberapa senangnya saya yang akhirnya punya hasil jahitan sendiri. Meski yah, terbilang kecil. Setidaknya ini membuat rasa lelah menempuh jarak yang lumayan, lalu keluar dari stasiun harus ngantri, dan dibuat kesel sama abang ojek online (setelah dipesan, tidak lama kemudian minta bintang. Padahal saya masih di sana, menunggunya. Kejam sekali bukan? Wkwk), lalu saya putuskan untuk jalan kaki. Sebenarnya tidak ada masalah dengan jalan kaki, hanya saja saya merasa terlambat, jadi yang ada di pikiran naik ojek biar cepat. Gak taunya zonk.

Sampai di lokasi, saya lihat kawan-kawan blogger sedang antusias mengerjakan quiltingnya. Tapi berhubung mesin jahit yang disediakan tak sebanyak jumlah blogger, jadi harus gantian. Baiklah saya ngaso dulu sambil memandangi seperangkat kain yang diberikan panitia di meja registrasi. Asli, saya nggak punya bayangan ini kain mesti digimanain, dan bakal jadi apa. Haha 




Tak ingin pulang dengan tangan kosong, akhirnya saya memperhatikan teman-teman yang sedang menjahit. Dan pada waktunya, akhirnya saya dimentorin langsung sama Mba Astri. Keren abis Mba Astri, ngga segan mencontohkan bagaimana meletakkan kain ketika menjahit, bagaimana menggunakan si mesin jahit, bahkan dikasih tau cara memasang benangnya. Untuk menyusun kainnya pun saya diarahkan langsung oleh Mba Astri. Thanks a lot, Mba.  Meskipun saya mulainya belakangan, tapi selesainya bisa duluan. Hihhii ^_^


Tentang Mesin Jahit Brother GS 2500

Bicara jahit-menjahit, selain keahlian si penjahit, tentu mesin jahit yang digunakan juga sangat berpengaruh. Nah di acara kemarin, kami menggunakan mesin jahit Brother. Merk Brother sendiri telah dikenal lebih dari satu abad dan telah diakui sebagai produsen terkemuka mesin jahit dan mesin bordir untuk rumah tangga, aksesori dan perangkat lunak. Dengan reputasi sebagai pengembang inovasi produk yang mudah digunakan, berkualitas tinggi, dan produk yang kaya dengan fitur yang didesain untuk memenuhi kebutuhan setiap penjahit.



Dengan mesin jahit ini kita bisa menghasilkan 25 jenis jahitan.  Meskipun pada prakteknya, kebanyakan jenis jahitan yang umum dilakukan merupakan jahitan lurus. Tapi pilihan yang ada tentunya akan sangat membantu seorang penjahit untuk membuat kreasi yang tentunya mempercantik hasil jahitannya.

Untuk membuat kreasi lubang kancing, kita hanya perlu mengganti sepatu, sesuai luabgn kancing yang kita inginkan. Dan ternyata pemasangan sepatunya itu cukup gampang. Hanya dengan menekan bagian atas sepatu untuk melepas dan menempelkan sepatu yang akan dipasang. 

Yang tak kalah penting, mesin ini ternyata nggak boros listrik. Mesin jahit Brother GS 2500 ini cuma memerlukan daya listrik sebesar 51 watt saja. Nah orang awam macam saya nih cocok banget punya mesin jahit ini. Maklum, saya orangnya gak betah ribet. Sukanya yang simpel-simpel saja, dan lagi berusaha ngirit banget. Lagi banyak pengeluaran euy. Mikirin buat lahiran, buat kebutuhan si bayi ntar, belum lagi mikirin rumah, eh HP nya si mas suami minta diganti pula gegara layarnya ngeblank parah. Huhhu 


Penyedia Bahan

Selain mesin jahit, bahan yang digunakan juga sangat berpengaruh dengan hasil jahitan. Dan pastinya, jika itu untuk dijual, bahan yang digunakan akan berpengaruh pada harga jual dan tentunya kepuasan pelanggan. 

Untuk acara Quilting - Sarung Bantal Motif Pinwheel kemarin, kainnya disediakan oleh Textilezy yang merupakan toko kain online di Jakarta. 

 ZY TEXTILE ini merupakan situs ecommerse textile pertama yang memudahkan pembelian secara online dan menjadi pioner textile online pertama di Indonesia, berbasis teknologi modern, bersistem dan berintegritas.  Membeli kain bisa kapan saja dan dimana saja tanpa harus berdesakan atau bermacetan di pasar tradisional dengan harga jual yang kompetitif, meringankan beban produksi dengan harga bahan baku yang terjangkau tapi berkualitas.

 Berbagai jenis kain yang dijual antara lain : Golden rami, Cotton Voal, Balloteli, Bubble Crepe, Titanium Saten, Torismo, Muse Crepe, Linen Crepe, Cotton Japan, Premium Crepe, Ballodior, Wolfish.

Jadi gimana? Tertarik belajar menjahit juga? Atau mau cari mesin jahit yang punya berbagai fitur oke dan gak ribet? Bingung cari bahan? Baca atuh yang lengkap. wwkwk
Saya sih jadi semacam ada perasaan nagih gitu. Pengen belajar lagi. Naksir mesin jahitnya euuyy. Tapi lagi bokek. #Selfpukkpuukk  
 

Tidak ada komentar