via pixabay
Hamil, merupakan kabar yang sangat menggembirakan bagi pasangan yang baru menikah, baik bagi keluarga si suami ataupun keluarga si istri.

Demikian juga saya. Meski ini merupakan cucu ke-4 bagi ibu saya, namun tak mengurangi rasa gembiranya ketika saya kabari bahwa saya sedang hamil. Bahkan selama sempat kosong beberapa bulan, beliau rutin menanyai. Tak sabar rupanya ingin menambah cucu. Haha.
Dan Untuk keluarga suami, ini merupakan calon cucu pertama mereka. Reaksi mereka senang banget pastinya. 
Nah, sebagaimana calon orang tua baru lainnya, saya dan suami pastinya masih nggak ngerti mesti apa dan gimana. Intinya, kami butuh orang-orang terdekat kami untuk mendampingi. Kalau sebagian perempuan hamil memilih pulang kampung, melahirkan di kampung halamannya, saya memilih tetap di sini, Bekasi. 

Alasannya, saya tidak ingin jauh dari suami. Bukan semacam aleman atau gimana sih. Tapi ya memang untuk hal-hal krusial seperti itu bukankah seharusnya memang kita didampingi suami. Yang saya dengar dan saya alami, dukungan suami secara langsung itu memiliki efek yang luar biasa. 

Alasan lainnya kenapa saya tidak mau lahiran di kampung, saya tidak ingin merepotkan terlalu banyak orang. Apalagi di keluarga saya, apa jadinya jika nanti semua keperluan saya harus abang saya yang ngurusin. Sedangkan dia masih punya anak bayi dan keluarganya yang harus diurus. Belum lagi keperluan-keperluan yang lain yang sedikit banyak menyita waktu dan perhatiannya. 

Pertimbangan lainnya, karena di sana peralatan medis belum terlalu memadai. Dan ujung-ujungnya saya mesti ngerepotin orang. Ntahlah, saya hanya merasa, cukup. Jangan terlalu banyak merepotkan orang lain. Sebisa mungkin untuk meminimalisirnya. 

Oya, balik lagi ke reaksi keluarganya suami yang sedang semangat-semangatnya menyambut cucu pertama mereka. Karena mereka tahu nanti pas lahiran saya nggak mau kemana-mana, maka mereka sejak jauh-jauh hari sudah merencanakan untuk mendampingi kami kelak. Baik mendampingi saat melahirkan, maupun mendampingi kami sebagai orang tua baru yang memang butuh bimbingan. 

Rencana tersebut tentu kami sambut dengan gembira. Namun mengingat usia Ibu dan Bapak yang sudah tak lagi muda, kami sempat khawatir melepas mereka dalam perjalanan. Secara orang tua kan udah ngga bisa berlama-lama di perjalanan. Belum lagi kalau selama di perjalanan mereka mendapat kendaraan yang membuat mereka tidak nyaman.
 
Solusi atas kebingungan tersebut saya temukan secara tidak sengaja saat saya untuk pertama kalinya belanja di situs ecommerce Blibli.com. Iye, bilang aja, hari gini baru pertama kali belanji di Blibli, pliss deh. Hahha. 

Jadi ceritanya bulan lalu saya membeli salah satu peralatan buat si calon dedek bayi. Kamarin saya pilih beli di Blibli karena memang merasa cocok di barang dan harganya, ternyata gratis ongkos kirim jugak. Emak-emak gini emang gak bisa banget liat yang murah-murah, pasti langsung diembat dah. Hahha 

Singkat cerita, saya merasa puas banget belanja di Blibli. Sempat merasa takjub ketika tahu barang dikirim hari minggu. Minggu bukannya hari libur ya? Ini keren, mereka mengirimkan barang pelanggannya dengan cepat bahkan di hari minggu. Karena ketakjuban itu, saya iseng-iseng ngintip barang yang lain. Kebetulan kebutuhan si bayi masih ada beberapa lagi yang belum dibeli.

Hingga saya sampai di tab travel. Awalnya saya nggak nyangka bahwa di Blibli ternyata jual tiket kereta juga. Di sana ada pilihan Kereta, Hotel, dan Promo. Dan seketika itu juga saya ingat Ibu dan Bapak mau ke sini. Nah, saya pikir kenapa nggak naik kereta aja. Kereta jadi pilihan yang tepat, selain karena harganya masih terjangkau, kami bisa memilihkan kursi yang cukup nyaman untuk keduanya. 


Apalagi liat diskonan begini. Emak-emak macam mana pula yang rela menolaknya. Langsunglah saya rembukan sama mas suami untuk memesankan tiket kereta saja buat si mbah berdua. Jurus ampuh untuk meyakinkan suami adalah, kita nggak perlu antri (duh, saya pernah banget yang namanya mau naik kereta, beli tiketnya mesti ngantri mengular berjam-jam. Dan itu melelahkan sekali kakaakss). Jadi, bisa beli tiket kereta secara online di Blibli gini tuh solusi to the max. Apalagi ada promo diskonnya itu lho (diulaang, diskoon) hahha.

10 komentar

Sekarang memang lebih praktis ya mba, dari pada antri lama mending begitu, beli tiket online. ��

REPLY

Tinggal berangkat aja kakak. Gak usah desk desekan

REPLY

Iya mba. Antri plus panas udahlah angkat tangan.. Wkwk

REPLY

Pastinya mpok. Kasian udah pada sepuh. Ini sangat membantu..

REPLY

Semoga lancar lahirannya yak dan ibu bayinya sehat sehat

REPLY

Aaaah, semoga lancar kakak persalinannya, dan semoga tiketnya dapat ya :)

REPLY

Aamiin
Makasih mak

REPLY

Aamiin
Makasih kakaaak

REPLY

Emang pembelian tiket via online lebih memudahkan, di stasiun pas hari H tinggal cetak aja.

REPLY

wuah..baru tau kalo ecomerce itu juga menyediakan tiket KAI diskon pula. bisa dicoba nih. terutama buat saya si pejalan backpacker :D

REPLY

Azzura Lhi - Seorang Bunda dan Lifestyle Blogger . 2017 Copyright. All rights reserved. Designed by Blogger Template | Free Blogger Templates